Monthly Archives: August 2018

Pengaturan Kecepatan Silinder

Pengaturan kecepatan silinder yang dimaksudkan disini adalah :

  • Mengurangi kecepatan
  • Menambah kecepatan

Mengurangi Kecepatan Silinder :

Kecepatan silinder dapat dikurangi dengan memasang katup kontrol aliran. Untuk mengatur kecepatan silinder agar lebih lambat dapat menggunakan katup kontrol aliran satu arah.

silinder01

Gambar Simbol, gambar potongan dan benda dari katup kontrol aliran satu arah

Ada dua kemungkinan pemasangan katup kontrol aliran satu arah :

  • Pengaturan udara masuk,
  • Pengaturan udara pembuangan

Mengurangi Kecepatan Silinder Kerja Tunggal

Pada silinder kerja tunggal, pengurangan kecepatan gerakan maju hanya efektif dilakukan oleh pengaturan udara masuk. Pengurangan kecepatan silinder dilakukan dengan menggunakan katup kontrol aliran satu arah seperti pada gambar berikut ini.

slinder02

Gambar  Pengurang an Kecepatan Gerakan Maju

silinder03

Gambar  Pengurangan Kecepatan Gerakan Mundur

Pengurangan kecepatan gerakan maju dan mundur dengan pengaturan secara terpisah dilakukan seperti pada gambar di bawah ini :

silinder04

Gambar  Pengurangan kecepatan gerakan maju dan mundur

b) Mengurangi Kecepatan Silinder Kerja Ganda

Pada silinder kerja ganda memungkinkan melakukan pengaturan aliran udara masuk dan udara buangan untuk mengurangi kecepatan gerakan maju dan mundur. Katup buangan cepat dapat digunakan untuk menambah kecepatan maju maupun mundur. Pengurangan kecepatan silinder dengan pengaturan terpisah untuk gerakan maju dan mundur seperti gambar berikut :

silinder05

Gambar  Pengurangan kecepatan dengan mengatur udara buangan

Menambah Kecepatan Silinder

Menambah kecepatan silinder dengan menggunakan katup buangan – cepat. Pemasangan katup ini dekat dengan silinder, agar udara buangan cepat keluar dan kecepatan silinder bertambah. Gambar di bawah adalah simbol, potongan dan benda dari katup kontrol aliran satu arah.

silinder06

Gambar  Simbol, potongan dan benda dari katup buang cepat

Menambah Kecepatan Silinder Kerja Tunggal

Mempercepat kecepatan silinder kerja tunggal dilakukan dengan memasang katup buangan cepat di masukan lubang silinder kerja tunggal. Mempercepat hanya dapat dilakukan untuk gerakan mundur, sedangkan untuk gerakan maju tidak dapat dilakukan karena silinder kerja tunggal hanya mempunyai satu lubang udara masukan. Penambahan kecepatan gerakan mundur dapat dilakukan seperti gambar di bawah ini :

silinder07

Gambar  Penambahan kecepatan gerakan mundur

Menambah Kecepatan Silinder Kerja Ganda Pada silinder kerja ganda mempercepat kecepatan dapat dilakukan untuk gerakan maju atau mundur. Gambar di atas menunjukkan rangkaian untuk mempercepat kecepatan gerakan maju dan mundur.

silinder08

Gambar  Penambahan kecepatan gerakan maju

silinder09

Gambar  Penambahan kecepatan gerakan mundur

Rangkaian Pada Papan Peraga Untuk merealisasikan pengaturan kecepatan silinder seperti pada gambar – gambar di atas  sampai   diperlukan peralatan pneumatik sebagai berikut :

silinder10

Komponen – komponen yang dipergunakan untuk merealisasikan kontrol pneumatik dapat dilihat pada tabel berikut :

 

silinder11

Lembar Pekerjaan Peserta Didik.

Merangkai Rangkaian Pengaturan Kecepatan Silinder Kerja Tunggal.

1.Siapkan gambar rangkaian sesuai perintah tugas dengan jalan melengkapi gambar kerja

  1. Bagaimana cara mengatur kecepatan silinder kerja tunggal ?
  2. Bagaimana cara mengatur kecepatan silinder kerja ganda?
  3. Sebutkan komponen – komponen yang ada pada gambar berikut ini.
  4. Apa fungsi katup 1V2?
  5. Apa fungsi katup 1V3

silinder12

Praktekkan dengan software Fluidsim

 

 

Gambar rangkaan pneumatik satu silinder

Sistem pnumatik meliputi semua komponen mesin atau peralatan, yang beroperasi secara pneumatik atau menggunakan proses-proses pneumatik. Sistem dasar kendali pnumatik meliputi piranti penyedia sumber energi udara kempa yang terdiri dari kompresor udara, sistem filter udara, sistem pengering udara, dan sistem pengatur tekanan udara.  elemen input untuk mengendalikan sistem, berupa katub tombol tekan (pushbutton valve) dan katub sensor. Selanjutnya berbagai jenis katub pengarah dan pengatur tekanan udara, dan yang terakhir berupa aktuator (cylinder).

bagian pneumatik

  • aircompressor, menghasilkan udara kempa secara kontinyu.
  • intakefilter berfungsi menahan kotoran udara sebelum masuk ke sistem
  • dryer berfungsi menyerap uap air di udara (moisture)
  • receiver tank sebagai reservoar udara kempa, pressure regulator mengatur dan menjaga tekanan udara tetap konstan
  • , valve mengontrol aliran udara kempa
  • pneumatic cylinder sebagai aktuator yang mengubah energi udara menjadi energi mekanik

SIMBOL-SIMBOL UMUM PENGGUNAAN UDARA BERTEKANAN DAN KATUP UDARA

tabel01tabel2tabel3

2.1.3 Pneumatic Actuator

Actuators merupakan elemen aktivasi(powering element) di dalam sistem control pnumatik. Actuator melakukan banyak pekerjaan dalam hal membangkitkan berbagai pergerakan misalnya silinder dan motor pnumatik.

Ada tiga cara mengontrol actuator, yaitu:

  •  pneumatics
  •  hydraulics
  •  electrics

Single Acting Cylinder

Single acting cylinder hanya dapat menghasilkan kerja dengan satu arah, sehingga tekanan udara hanya diperlukan dari satu arah. Untuk menggerakkan piston ke arahi sebaliknya digunakan pegas atau daya tekan dari luar.

tabel4

konstruksi single acting cylinder.

tabel5

Gambar 2.7 Control Single Acting Cylinder

Batang piston silinder kerja tunggal bergerak keluar pada saat silinder menerima udara bertekanan. Jika udara bertekanan dihilangkan, secara otomatis piston kembali lagi ke posisi awal.

Posisi Awal

Posisi awal  didefinisikan sebagai posisi normal dari sistem. Semua bagian terhubung dan tombol tidak ditekan oleh operator. Udara bertekanan dari catu daya ditutup, piston masuk ke dalam oleh dorongan pegas kembali. Lubang masukan silinder dihubungkan ke lubang pembuangan melalui katup. Pengiriman bertekanan diputus oleh katup.

Tombol ditekan

Menekan tombol tekan berarti memindahkan posisi katup 3/2, melawan pegas katup.

Tombol dilepas

setelah tombol dilepas, maka pegas di katup mengembalikan katup ke posisi awal dan batang piston silinder kembali masuk. Jika tombol tekan diaktifkan lau dilepas sebelum silinder keluar penuh, piston masuk kembali secara langsung, maka ada hubungan langsung antara pengoperasian tombol tekan dan posisi silinder.

Tugas :

  1. Tuliskan piranti sistem dasar kendali pneumatik ?
  2. Tuliskan elemen input sistem pengendali sistem ?.
  3. Tuliskan 3 cara pengontrolan aktuator ?.
  4. Buatlah sketsa  di kertas gambar :SIMBOL-SIMBOL UMUM PENGGUNAAN UDARA BERTEKANAN DAN KATUP UDARA