Gambar rangkaan pneumatik satu silinder

Sistem pnumatik meliputi semua komponen mesin atau peralatan, yang beroperasi secara pneumatik atau menggunakan proses-proses pneumatik. Sistem dasar kendali pnumatik meliputi piranti penyedia sumber energi udara kempa yang terdiri dari kompresor udara, sistem filter udara, sistem pengering udara, dan sistem pengatur tekanan udara.  elemen input untuk mengendalikan sistem, berupa katub tombol tekan (pushbutton valve) dan katub sensor. Selanjutnya berbagai jenis katub pengarah dan pengatur tekanan udara, dan yang terakhir berupa aktuator (cylinder).

bagian pneumatik

  • aircompressor, menghasilkan udara kempa secara kontinyu.
  • intakefilter berfungsi menahan kotoran udara sebelum masuk ke sistem
  • dryer berfungsi menyerap uap air di udara (moisture)
  • receiver tank sebagai reservoar udara kempa, pressure regulator mengatur dan menjaga tekanan udara tetap konstan
  • , valve mengontrol aliran udara kempa
  • pneumatic cylinder sebagai aktuator yang mengubah energi udara menjadi energi mekanik

SIMBOL-SIMBOL UMUM PENGGUNAAN UDARA BERTEKANAN DAN KATUP UDARA

tabel01tabel2tabel3

2.1.3 Pneumatic Actuator

Actuators merupakan elemen aktivasi(powering element) di dalam sistem control pnumatik. Actuator melakukan banyak pekerjaan dalam hal membangkitkan berbagai pergerakan misalnya silinder dan motor pnumatik.

Ada tiga cara mengontrol actuator, yaitu:

  •  pneumatics
  •  hydraulics
  •  electrics

Single Acting Cylinder

Single acting cylinder hanya dapat menghasilkan kerja dengan satu arah, sehingga tekanan udara hanya diperlukan dari satu arah. Untuk menggerakkan piston ke arahi sebaliknya digunakan pegas atau daya tekan dari luar.

tabel4

konstruksi single acting cylinder.

tabel5

Gambar 2.7 Control Single Acting Cylinder

Batang piston silinder kerja tunggal bergerak keluar pada saat silinder menerima udara bertekanan. Jika udara bertekanan dihilangkan, secara otomatis piston kembali lagi ke posisi awal.

Posisi Awal

Posisi awal  didefinisikan sebagai posisi normal dari sistem. Semua bagian terhubung dan tombol tidak ditekan oleh operator. Udara bertekanan dari catu daya ditutup, piston masuk ke dalam oleh dorongan pegas kembali. Lubang masukan silinder dihubungkan ke lubang pembuangan melalui katup. Pengiriman bertekanan diputus oleh katup.

Tombol ditekan

Menekan tombol tekan berarti memindahkan posisi katup 3/2, melawan pegas katup.

Tombol dilepas

setelah tombol dilepas, maka pegas di katup mengembalikan katup ke posisi awal dan batang piston silinder kembali masuk. Jika tombol tekan diaktifkan lau dilepas sebelum silinder keluar penuh, piston masuk kembali secara langsung, maka ada hubungan langsung antara pengoperasian tombol tekan dan posisi silinder.

Tugas :

  1. Tuliskan piranti sistem dasar kendali pneumatik ?
  2. Tuliskan elemen input sistem pengendali sistem ?.
  3. Tuliskan 3 cara pengontrolan aktuator ?.
  4. Buatlah sketsa  di kertas gambar :SIMBOL-SIMBOL UMUM PENGGUNAAN UDARA BERTEKANAN DAN KATUP UDARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *