Fluida Statis

Fluida memiliki sifat bentuknya dapat berubah mengikuti ruang tempatnya berada meskipun begitu volume dari fluida tersebut  tidak mengalami perubahan.

Fluida adalah sebuah benda atau zat yang dapat mengalir, yang merupakan contoh dari fluida adalah zat cair dan zat gas. Fluida memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan  kita, karena kita tak lepas dari fluida setiap harinya.

Pada bahasan kita kali ini mengenai fluida yang memiliki sifat sempurna yang sering dinamakan dengan flida ideal, i fluida kenapa fluida ideal ini kita gunakan untuk belajar karena untuk memeprmudah kita mempelajar fluida. Untuk lebih jelasnya silahkan klik pada gambar di bawah ini :

fluida

1. Tekanan

Tekanan didefinisikan sebagai gaya persatuan luas. Jika gaya sebesar F
bekerja secara merata dan tegak lurus pada suatu permukaan yang luasnya A, maka tekanan P pada permukaaan itu:

01

Keterangan :

P = tekanan (N/m²)

F = gaya (N)

A = luas permukaan(m²)

Suatu tekanan dalam S.I adalah N/m² yang disebut pascal (Pa).

2. Tekanan Hidrostatis

Tekanan di dalam fluida yang diakibatkan oleh gaya gravitasi disebut
tekanan hidrostatis.

Gambar 7.1 melukiskan suatu zat cair setinggi h dengan massa jenis ρ berada dalam wadah berben- tuk silinder dengan luas penampang A.
Tekanan yang diterima oleh dasar wadah disebabkan gaya gravitasi yang bekerja pada tiap bagian zat cair, yaitu berupa berat zat cair yang berada di atas dasar wadah.
Berdasar konsep tekanan maka tekanan hidrostatis Ph yang bekerja pada dasar wadah dinyatakan dengan:

01

01

Dari persamaan Ph = ρ . g . h didapat bahwa besar tekanan hidrostatis itu bergantung pada kedalaman zat cair. Berdasar hukum pokok hidrostatis menyatakan “semua titik yang terletak pada suatu bidang datar di dalam suatu zat cair memiliki tekanan yang sama”.

01

Dari gambar 7.2, karena titik A dan titik B terletak pada dasar bejana yang berisi zat cair dengan massa jenis  ρ dan ketinggian permukaan dari dasar bejana = h1, maka tekanan di titik A sama dengan tekanan di titik B. PA = PB =  ρ . g . h1 → h1 = ketinggian permukaan zat cair dalam bejana

01

01

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *